Comments

Side Ads

Blogroll

Featured 1

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Featured 2

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Featured 3

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Featured 4

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Featured 5

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Rabu, 10 Juli 2013

Membuat Gambar Rambut Menggunakan Macromedia Flash

Marilah kita mulai menggambar bentuk rambut manusia dengan menggunakan fasilitas Pen Tool . Perhatikan langkah berikut ini :

1. Aktifkan Oval Tool . Atur beberapa properti dengan ketentuan berikut :
Fill Color=Non Color, Stroke Color = Hitam dan Stroke Height = 3.

2. Buat lingkaran sebagai bentuk dasar kepala. Perhatikan Gambar 1.1


 Gambar 1.1 Lingkaran dasar

3. Buat dua garis lengkung untuk bentuk telinga. Aktifkan Pencil Tool dengan pilihan Pencil Mode = Smooth. Perhatikan Gambar 1.2.




Gambar 1.2 Membuat bentuk telinga

4. Aktifkan Selection Tool . Klik di garis yang tidak terpakai dan tekan Delete untuk menghapusnya. Perhatikan hasilnya di Gambar 1.3.




Gambar 1.3 Menghapus garis yang tidak terpakai
5. Aktifkan Pen Tool . Atur beberapa properti dengan ketentuan berikut:
Fill Color = Non Color, Stroke Color = Hitam, dan Stroke Height = 3.

6. Buat bentuk dasar rambut seperti Gambar 1.4.



Gambar 1.4 Bentuk dasar rambut dengan Pen Tool

7. Aktifkan Selection Tool . Arahkan pointer mouse di sisi garis rambut hingga pointer mouse berubah bentuk. Klik tahan hingga dan geser hingga membentuk garis lengkung. Perhatikan hasilnya di Gambar 1.5.


Gambar 1.5 Mengubah garis lurus rambut menjadi garis lengkung

8. Klik di garis kepala yang tidak terpakai dan tekan Delete untuk menghapusnya. Perhatikan Gambar 1.6.
Gambar 1.6 Menghapus garis yang tidak perlu

9. Bentuk rambut dengan menggunakan Pen Tool sudah selesai Anda buat. Tambahkan beberapa goresan untuk menyempurnakan.

10. Aktifkan Pencil Tool dengan pilihan Pencil Mode = Smooth. Buat tiga buah garis lengkung untuk helai rambut. Perhatikan hasilnya pada gambar 1.7.


Gambar 1.7 Membuat helai rambut

11. Buat bentuk bayangan rambut dengan menggunakan Pencil Tool. Perhatikan Gambar 1.8.


Gambar 1.8 Membuat bentuk bayangan rambut

12. Berikan pewarnaan pada bidang rambut dan bidang bayangan rambut dengan menggunakan Paint Bucket Tool . Sebagai contoh, gunakan warna hitam untuk bidang rambut dan warna abu-abu gelap untuk bidang bayangan rambut. Perhatikan hasilnya di Gambar 1.9. 

 
Gambar 1.9 Pewarnaan pada bidang rambut
13. Tambahkan beberapa bentuk cahaya rambut dengan menggunakan Pencil Tool .

14. Aktifkan Pencil Tool . Atur beberapa properti ketentuan Stroke Color= Putih dan Stroke Height= 1.

15. Buat beberapa garis lengkung untuk bentuk cahaya rambut. Perhatikan Gambar 1.10.


Gambar 1.10 Membuat pencahayaan rambut

16. Sempurnakan gambar Anda. Perhatikan hasilnya di Gambar 1.11




Gambar 1.11 Hasil akhir

17. Dari contoh gambar di atas, untuk membuat sebuah gambar dapat menggunakan satu bentuk dasar,dalam hal ini dengan menggunakan Pen Tool dan selanjutnya dimodifikasi sesuai bentuk gambar yang diinginkan.

Catatan : Saat membuat sebuah gambar yang menggabungkan beberapa bentuk, seperti lingkaran, kotak, garis lurus, garis lengkung, dan beberapa bentuk lainnya, pastikan bahwa antara satu bentuk dengan yang lainnya saling menempel atau terhubung. Hal ini untuk memudahkan pewarnaan dengan menggunakan Paint Bucket Tool . Pastikan di dalam kotak option selalu terpilih Close Large Gaps .

“Selamat Mencoba“

ANIMASI DASAR: MOTION TWEEN, SHAPE DAN GUIDE

Macromedia Flash merupakan software keluaran Macromedia yang dapat digunakan untuk pembuata animasi: web, film kartun dan presentasi multimedia. Sampai tutorial ini dibuat Macromedia sudah mengeluarkan sampai dengan versi ke-8. Karena kemudahan dan banyak manfaatnya, maka sofware ini dipelajari oleh berbagai kalangan. Tutorial berikut sedikit akan membahas pembuatan animasi-animasi dasar. Meskipun tutorial ini menggunakan Flash 8 sebenarnya Anda pun dapat menggunakan versi-versi sebelumnya. 
Berikut akan dijelaskan teknik-teknik pembuatan animasi dasar mengunakan Macromedia Flash 8.

1. Animasi Dasar Motion Tween
Animasi ini merupakan animasi yang paling dasar karena animasi ini pada prinsipnya adalah pergerakan suatu objek (motion), seperti halnya definisi animasi yaitu teks/gambar yang bergerak.
Langkah 1:
Buat objek lingkaran menggunakan Oval Tool (C+O)

Langkah 2:
Seleksi objek menggunakan Selection Tool (C+V) atau Ctrl + A, untuk menyeleksi objek lingkaran.
Setelah itu, klik kanan _ Convert to symbol _ pilih Movie Clip



Gambar 1. Jendela dialog Convert to Symbol (F8)

Langkah 3:
Pilih frame 20 pada Layer 1 di Timeline, setelah itu klik kanan dan Insert Keyframe. Geser objek ke arah kanan _ kembalikan objek ke frame 1



Gambar 2. Insert Keyframe (F6)

Langkah 4:
Pada Properties di bawah stage pilih Tween Motion. Jika langkah benar, maka di bagian layer 1 akan muncul panah dari frame 1 ke frame 20. Untuk menjalankan animasi: Enter atau Ctrl + Enter untuk melakukan Test Movie.





Gambar 3. Jendela Dialog Pemilihan Jenis Animasi

Untuk menghentikan test movie_Ctrl + W

CATATAN:
Animasi berhasil jika dalam layer terdapat tanda panah (_). Jika belum berhasil (garis dalam layer berupa garis putus-putus), ulangi langkah Anda sampai berhasil !
Sebagai latihan dengan jenis motion tween Anda dapat membuat:

1.      Animasi bola pantul
Animasi tersebut berupa bola yang berpantul dari suatu titik ke titik yang lain, misalnya dari titk A ke B, dari B ke C dan seterusnya. Untuk pengembangan Anda juga dapat menambahkan background/gambar latar belakang, caranya dengan menambahkan layer baru yang dilengkapi dengan keyframe sepanjang objek tersebut berjalan.




Gambar 4. Ilustrasi Bola Pantul

     2. Animasi Motion Shape
Animasi bentuk/shape dibedakan menjadi 2 bagian yaitu:
a. Animasi bentuk dengan objek statis/diam di tempat
b. Animasi bentuk dengan objek dinamis/bergerak (ada motion-nya)

Yang perlu diperhatikan ketika Anda akan membuat animasi bentuk baik yang statis ataupun dinamis adalah bahwa objek tidak perlu di Convert to Symbol.
a.      Animasi Bentuk Statis

Langkah-langkahnya:
Langkah 1:
Buat objek lingkaran dengan Oval Tool.

Langkah 2:
Klik Frame 30, kemudian Insert Keyframe.

Langkah 3:
Ubah bentuk lingkaran menjadi bentuk bukan lingkaran, menggunakan subselection tool.

Langkah 4:
Klik frame 1, pilih tween-shape di bawah stage.

Langkah 5:
Tekan Enter untuk Play atau Ctrl + Enter untuk Test Movie.




Gambar 5. Perubahan bentuk objek dari Frame 1 ke Frame 30

       b. Animasi Bentuk Dinamis
Jenis animasi ini merupakan pengembangan dari animasi bentuk statis. Pada jenis animasi ini akan diberikan contoh objek kotak berubah menjadi teks kotak.

Langkah-langkahnya adalah:

Langkah 1:
Buat bentuk objek bentuk kotak di frame 1 menggunakan rectangle tool.

Langkah 2:
Klik frame 40, insert keyframe.

Langkah 3:
Pindahkan objek kotak dari frame 1 ke frame 40 setelah itu hapus objek dengan Delete.

Langkah 4:
Masih di frame 40, buat teks KOTAK, lalu tekan Ctrl + B (2x), agar teks terkonversi menjadi objek.

Langkah 5:
Kembali ke frame 1, pilih tween-shape, tekan Enter.

Baca juga : Cara membuat animasi roda berputar


Gambar 6. Perubahan objek kotak menjadi teks “KOTAK”

Sederhana dan mudah bukan ?
Untuk pengembangan Anda dapat membuat animasi berikut:

i. Animasi Tumbukan Fisika
Ilustrasi:
Objek mobil bergerak dari titik A ke titik B. Objek truk bergerak dari C ke B. Titik B merupakan titk tengah A dan C. Di titik B kedua objek bertemu dan terjadi tumbukan. Namun karena objek truk lebih besar dan kuat maka objek truk hanya bergerak beberapa meter saja, sedangkan objek mobil terpelanting jauh.
Bagaimanakan animasinya ? Berkhayalah .....

ii. Animasi Bola Sodok
Ilustrasi:
Buatlah background area billiard dengan satu stcik dan 2 bola, misalnya bola A dan B. Setelah itu stick akan menyodok bola A dan mengenai bola B, bola A dan bola B sama-sama terpental hanya karena menyodoknya tidak terlalu keras, maka bola A terpental lebih pendek daripada bola B. Bagaimanakah animasinya ?
Animasi ini dapat dikembangkan dengan jumlah bola lebih banyak, area billiard ada lubangnya dan bola yang dsodok berturutan dan lebih banyak.
    3. Animasi Motion Path
Animasi ini merupakan dasar dari animasi game balapan mobil atau motor, yaitu bahwa mobil/motor bergerak mengikuti jalur/track yang sudah ditentukan. Hati-hati dalam membuat animasi ini, karena langkah tidak sesuai prosedur, maka animasi tidak akan berhasil.

Langkah-langkah:

Langkah 1:
Buat objek persegi menggunakan rectangle tool dan convert object to symbol (F8), pilih Movie Clip

Langkah 2:
Klik kanan pada layer 1, pilih Add Motion Guide

Langkah 3:
Buat jalur bebas menggunakan Pencil Tool di layer guide

Langkah 4:
Gunakan Selection Tool, klik frame 30, dan insert keyframe di layer guide

Langkah 5:
Pilih kembali layer 1, frame 1, pindahkan objek ke pangkal jalur, posisikan objek dengan tepat, sehingga terlihat lingkaran kecil di tengah-tengah objek persegi




Gambar 7. Posisi layer dan Guide Layer



Gambar 8. Posisi Objek setelah diletakkan di pangkal jalur

Langkah 6:
Klik frame 30 pada layer 1, lalu Insert Keyframe

Langkah 7:
Pindahkan objek dari pangkal ke ujung sesuai jalur yang dibuat, hati-hati pada langkah ini !

Langkah 8:
Klik kembali frame 1 pada layer 1 kemudian pilih Tween Motion

Langkah 9:
Tekan Enter untuk Play animasi yang baru saja Anda buat, jika belum berhasil ulangi langkah-langkah tersebut


Baca juga : Cara membuat animasi salju

Masih banyak animasi-animasi yang dapat dibuat dengan Macromedia Flash, namun langkah-langkah yang diberikan di atas kiranya dapat panduan bagi pemula yang ingin belajar animasi Flash. Selamat mencoba, semoga berhasil ....

MEMBUAT ANIMASI SALJU DENGAN MACROMEDIA



Dalam pembuatan animasi salju kali ini kita akan menggunakan action script flas 8. Kita hanya membutuhkan satu objek lingkaran kecil sebagai butir saljunya kemudian di-konvert menjadi Symbol Movie Clip. Objek tersebut nantinya akan kita beri animsi jatuh ke bawah dan diduplikatkan menjadi banyak dengan menggunakan action script yang diletakkan pada Movie Clip dan Frame.
Langkah 1
Buat sebuah dokumen Flash baru. Atur dimensi dokumen sesuai keinginan anda dengan menekan tombol CTRL+Jdan pilih backgroun yang gelap (hitam).
Langkah 2
Buat sebuah objek butiran salju berwarna putih dengan menggunakan Oval Tool. Buka Panel Info dengan cara tekan tombol CTR+I ubah dimensi objek yang baru saja anda buat menjadi 4x4 piksel.




Langakah 3

Pastikan objek lingkaran dalam keadaan terseleksi. Tekan tombol F8(klik kanan > Convert to Symbol...) untuk mengubah objek menjadi Movie Clip. Beri nama mc_lingkaran.



Langkah 4

Pastikan Movie Clip mc_lingkaran dalam keadaan terseleksi. Buka Panel Properties, cari kotak instance name kemudian ketikkan "salju".




Langkah 5

Sekali lagi pastikan Movie Clip mc_lingkaran dalam keadaan terseleksi. Buka panel Action (F9). Copy action script dibawah ini dan paste-kan dalam kotak Action yang muncul.
onClipEvent (load) { movieWidth = 350; movieHeight = 263;

i = 1+Math.random()*2;
k = -Math.PI+Math.random()*Math.PI;

this._xscale = this._yscale=50+Math.random()*100;
this._alpha = 75+Math.random()*100;
this._x = -10+Math.random()*movieWidth;
this._y = -10+Math.random()*movieHeight;
}
onClipEvent (enterFrame) {
rad += (k/180)*Math.PI;
this._x -= Math.cos(rad);
this._y += i;
if (this._y>=movieHeight) {
this._y = -5;
}
if ((this._x>=movieWidth) (this._x<=0)) { this._x = -10+Math.random()*movieWidth; this._y = -5; } }

Langkah 6


Seleksi frame 1, dan buka kembali panel Action (F9). Masukkan action script berikut.
for (k=0; k<50;>
duplicateMovieClip(this.salju, "salju"+k, k);
}

Membuat Animasi Roda Berputar Dengan Macromedia

Langkah-langkah membuat animasi roda berputar sangatlah mudah. Kita hanya memerlukan satu buah layer yang berisi objek roda yang telah dibuat sebelumnya.
1. Buat sebuah objek roda dalam area kerja Macromedia Flash 8. Anggap saja gambar dibawah merupakan sebuah roda.



2. Klik kanan pada frame 30 kemudian pilih Insert Keyframe atau klik frame 30 kemudian tekan tombol F6. Panjangnya frame berkaitan dengan durasi animasi, anda dapat menentukannya sendiri sesuai dengan keinginan anda. Entah itu frame 10, 15, 20, 21, 23 atau 100, yang penting hasilnya nanti sesuai dengan keinginan anda.



3. Klik kanan pada frame antara frame 1 dan frame 30 (keyframe paling kanan) kemudian klik Create Motion Tween. Pada gambar berikut, saya melakukannya tepat ditengah-tengah yaitu pada frame 15.



4. Tekan tombol CTRL+F3 untuk membuka panel Properties (Window > Properties> Properties). Kemudian arahkan mouse anda ke titik kecil berwarna hitam pada frame 1dan klik titik tersebut. Sehingga panel Properties akan berubah seperti ini.

5.Perhatikan pada bagian properti Rotate. Secara defauld properti rotate berisi Auto. Ubah menjadi CW untuk menganimasikan objek roda berputar searah jarum jam.


Anda dapat menaikkan kecepatan putaran dengan menaikkan slider Ease keatas.



Selesai. Animasi roda berputar elah dibuat. Tekan tombol CTRL + ENTER untuk meliha hasilnya.

MEMBUAT ANIMASI BLUR DENGAN MACROMEDIA FLASH 8



Untuk membuat animasi blur saya cukup memanfaatkan fitur Timeline Effect yang dimiliki Macromedia Flash 8. Dengan efek tersebut saya tidak usah repot-repot membuat animasi tiap frame. Sebenarnya jika kreatifitas anda sangat tinggi, anda bisa membuatnya tiap frame. Itupun jika anda memiliki banyak waktu.
Berikut langkah-langkah bagaimana saya membuat animasi efek blur dengan menggunakan Macromedia Flash 8.
Pertama, saya membuat sebuah objek kotak berdimensi 200 X 200, properti: fill color merah, stroke weight hitam berketebalan 5px dengan menggunakan Rectangle Tool seperti ini:





Tips:
Untuk membuat sebuah objek kotak dengan sisi-sisi yang sama panjang (persegi) ketika anda men-drag mouse, tekan tombol SHIFT. Atau anda bisa atur dimensinya dengan mengetikkan angka setelah selesai membuat objek. Caranya: Seleksi objek terlebih dahulu > Tekan tombol CTRL+I atau klik menu Window > Info > Pada kotak Weight dan Height isikan nilai yang sama sesuai keinginan anda.
Langkah kedua, seleksi objek kemudian klik Menu Insert > Timeline Effect > Effect > Blur. Kemudian akan muncul kotak dialog blur yang berisi blur setting dan jendela preview.



Saya tinggal mengklik tombol OK karena settingan defauld sudah cocok bagi saya.

Tips:
Hal yang paling penting dalam blur setting adalah Effect Duration. Effect Duration merupakan durasi waktu efek blur yang kita terapkan pada objek. Nah, yang perlu kita ketahui adalah frame rate dokumen yang dipakai. Kita dapat mengetahui dan menentukan frame rate dengan cara klik kanan pada dokumen kemudian pilih Dokumen Properties...



Jika frame rate yang saya gunakan adalah 12 fps maka angka yang harus saya isikan pada Effect Duration dalam kotak dialog Blur adalah 12 agar durasi efek blur berjalan dalam waktu 1 detik. Jika saya menginginkan 2 detik maka frame rate harus dikalikan dengan 2 (12 x 2 = 24 frame).
Sebuah animasi efek blur telah selesai saya buat. Untuk melihat hasilnya, saya tinggal menyimpannya dan saya akhiri dengan menekan tombol CTRL+ENTER.